Forum Desa Selayar

PEMDESKEL SELAYAR

Selayang Pandang Kabupaten Kepulauan Selayar

Kabupaten Kepulauan Selayar (dahulu Kabupaten Selayar) adalah sebuah kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Benteng dengan luas wilayah 903,35 km² dan memiliki jumlah penduduk sekitar 100.000 jiwa. Kabupaten Kepulauan Selayar terdiri atas 11 kecamatan yang dipisahkan oleh lautan.

Potensi Potensi Kabupaten Kepulauan Selayar
Potensi Alam yang dimiliki oleh Kabupaten Kepulauan Selayar yang dapat dikembangkan adalah:

• Perikanan, antara lain kerapu, abalone, lobster dan rumput laut yang dapat memenuhi kebutuhan ekspor maupun dalam negeri
• Pertanian, antara lain kelapa, jeruk manis khas Selayar dan jarak pagar yang dapat mendukung program pemerintah dalam rangka pelaksanaan program energi alternative
• Pariwisata, dengan Taman Laut di daerah Takabonerate yang merupakan Taman laut terindah Nomor 3 di dunia. Taman laut ini akan dikembangkan sebagai wisata bahari misalnya diving
• Migas untuk refinery telah ada investor yang bersedia menginvestasikan modalnya dalam pembangunan kilang minyak di Kabupaten Selayar

Berbagai potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Selayar tersebut masih membutuhkan berbagai dukungan pemerintah.

Perikanan
Sektor perikanan masih membutuhkan antara lain motorisasi alat tangkap, pengadaan alat tangkap ramah lingkungan, pembangunan SPBN pada 5 kecamatan, pengembangan kawasan budidaya untuk rumput laut, abalone dan lobster dan pembangunan pelabuhan perikanan type C.

Pertanian
Sektor pertanian masih membutuhkan antara lain peremajaan 500 ha tanaman kelapa yang saat ini kondisinya sudah banyak yang tua, perlu adanya peningkatan SDM dan Green House untuk sarana pengembangan buah jeruk manis asli khas Selayar.

Jarak pagar saat ini telah tersedia lahan yang ditanami seluas 450 ha dan masih membutuhkan 10.000 Ha untuk pengembangannya. Untuk itu diperlukan bantuan bibit jarak pagar dan mesin yang diperlukan untuk pengolahannya.

gong-nekaragong-nekara

Pariwisata
Sektor pariwisata memerlukan dukungan dalam bentuk penyediaan fasilitas air bersih, jaringan telepon dan pembangunan bandara perintis serta pembangunan pelabuhan laut, pelabuhan home stay dan pengadaan pelayanan diving seta pembangunan jembatan perahu Timur Laut Selayar.

Demografi

Penduduk Kabupaten Kepulauan Selayar menurut Sensus Penduduk tahun 2008 berjumlah ….. jiwa yang terdiri dari …. jiwa laki-laki dan ….. jiwa perempuan dengan laju pertumbuhan rata-rata …..% pertahun selama periode tahun .. Komposisi penduduk menurut kelompok umur terdiri dari:

* Penduduk usia 0 – 14 tahun sebanyak
* Penduduk usia 15 – 64 tahun berjumlah
* Penduduk usia 65 tahun keatas sebanyak

Penyebaran penduduk berdasarkan wilayah Kecamatan pada tahun 2011 :

* Kecamatan Benteng
* Kecamatan Bontoharu
* Kecamatan Bontomatene
* Kecamatan Bontomanai
* Kecamatan Pasimasunggu
: Kecamatan Pasimasunggu Timur
* Kecamatan Pasimarannu
* Kecamatan Bontosikuyu
* Kecamatan Takabonerate
* Kecamatan Pasilambena
* Kecamatan Buki

Geologi
Kondisi geologi pulau Selayar merupakan kelanjutan dari wilayah geologi Sulawesi Selatan bagian Timur yang tersusun oleh jenis batuan sediment. Struktur geologi Pulau Selayar menunjukkan struktur struktur dan penyebaran batuan berarah Utara – Selatan dan miring melandai kearah Barat. Sedangkan pantai Timur umumnya terjal dan langsung dibatasi oleh laut dalam yang cenderung merupakan jalur sesar.

Statigrafi batuan di Kabupaten Selayar terdiri dari:

• Endapan alluvial dan endapan pantai terdiri atas kerikil pasir,
lempung Lumpur dan batu gamping cral (Qac)
• Satuan formasi Selayar walanae mencakup batu gamping, batu pasir,
batu lempung, konglomerat dan tufa (tmps) yang terdapat disisi
Barat hingga ujung pulau Selayar.
• Satuan formasi batuan gunung api camba, meliputi breksi, lava,
konglomerat, dan tufa yang terdapat pada bagian Selatan pulau
Selayar.
• Formasi camba, terdiri dari batuan sediment laut berseling dengan
batuan gunung api (Tmc) terdapat pada sepanjang pantai Timur
pulau Selayar.
• Formasi walanae, terdiri dari batu pasir, konglomerat, tufa, batu
danau, batu gamping, napal (Tmpv) terdapat pada ujung bawah
pantai Barat pulau Selayar.

Topologi dan Iklim

Dipandang dari sudut tofografinya Kabupaten Kepulauan Selayar yang mempunyai luas kurang lebih 1.188,28 Km persegi (wilayah daratan) dan terdiri dari kepulauan besar dan kecil serta secara administrative terdiri dari 9 (sembilan) kecamatan, 63 desa dan 7 kelurahan adalah varatif dari yang datar hingga agak miring. Sementara itu tipe iklim di wilayah ini termasuk tipe B dan C, musim hujan terjadi pada bulan November hingga Juni dan sebaliknya musim kemarau pada bulan Agustus hingga September. Secara umum curah hujan yang terjadi cukup tinggi dan sangat dipengaruhi oleh angin musiman.

Karakteristik daerah atau Topografi Kabupaten Selayar terdiri dari:
* Batuan Induk Vulkanik
Terbentuk dari pertemuan jalur pegunungan muda sirkum mediterrania dan sirkum pasifik, yang membentuk daratan Selayar adalah batuan yang cukup mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman, oleh tenaga oksigen yang berlangsung lama, batuan itu lapuk membentuk tanaman yang subur ini oleh pengaruh tenaga oksigen, dapat berubah menjadi tanah karang seperti tanah laterit. Sebab itu perlu tindakan-tindakan konservasi, seperti sengkedan pada tanah-tanah miring. penggiliran tanah, pemupukan dll.

* Bentang Alam (Nataral Landscape)
Dataran Selayar yang terjadi karena tenaga endogen (pengangkatan dan pelipatan) kemudian kemudian disususl dengan tenaga oksigen, membentuk betang alam (natural landcape) yang beraneka ragam seperti:
1. Pegunungan dengan ketinggian rata-rata 800 meter sehingga tidak cukup untuk terjadinya hujan orografis pegunungan, dipunggungnya hutan tutupan,dan di lerengnya perkebunan tanaman pohon kerea dan berakar panjang serta berumur panjang. Tanaman dengan pohon lunak seperti vanili, merica, kentang, kol, dll diperlukan sengkedan untuk mencegah erosi dan longsor.

2. Daerah curam, aspek geografisnya adalah kawasan hutan (hutan tutupan) untuk mencegah longsor
3. Daratan tinggi, aspek geografisnya, adalah
* Baik untuk pemukiman, karena udara sejuk dan drainasenya mudah diatur dan tidak tergenang
* Perkebunan bagi tanaman budi-daya yang memerlukan udara sejuk, seperti cengkeh, jagung Mexico, dll
* Horti kultura, seperti sayur mayur, kentang bunga-bunga dan bonsai.
* Pusat-pusat kesehatan seperti sanatorium
* Pusat-pusat pelatihan, kantor-kantor, hotel-hotel, tempat rekreasi, dll

4. Daerah-daerah ledok dan lembah, aspek geografisnya adalah:
* Tempat akumulasi/persedian air untuk daerah sekitarnya. Dengan pompanisasi dapat dialirkan ke daerah-daerah ketinggian.
* Daerah pertanian tanaman pangan, seperti sayur mayur kangkung, bayam jagung lokal, kaca-kacangan dll.

5. Tanah daratan rendah, aspek geografisnya adalah:
* Untuk perkebunan, seperti kelapa dan coklat
* Untuk pertanian menetap, seperti sawah dan huma.

6. Tanah rawa-rawa, aspek geografisnya adalah:
* Kawasan pohon nipa, tempat ikan tempat bertelur, bahan baku gula merah dan atap tradisional yang indah dan sejuk.
* Empang dan pembuatan garam
* Kawasan bakau, tempat ikan bertelur dan berlindung, serta mencegah abrasi

7. Daerah berbukit-bukit dan tanah bergelombang, aspek geografisnya adalah:
* Baik untuk pemukiman, sebab udara sejuk, drainasenya mudah diatur, diwaktu malam nampak indah bagai pelaut yang menuju ke Selayar
* Perkebunan, tanaman budi daya seperti cengkeh, coklat dan kelapa.
* Pertanian tanaman pangan seperti jagung dan padi, tetapi harus bertaras supaya tidak terjadi erosi.

8. Daerah Aliran Sungai (DAS)
* Daerah aliran sungai (DAS), aspek geografis satu-satunya adalah kawasan hutan hidrologi (hutan tata air).

9. Daerah berbatu-batu
* Daerah yang berbatu-batu di bagian utara, aspek geografisnya hutan tutupan. Baik juga untuk hutan produksi, seperti jati dan holasa (kayu bitti). Hanya eksploitasinya tebang pilih dan tebang ganti. Rerumputan, untuk pakan ternak.

=========================================

PEMDESKEL PRIORITASKAN PELAYANAN PUBLIK

Kepala Pemerintah Desa dan Kelurahan Kabupaten Kepulauan Selayar, Drs Ahmad Aliefyanto MM, yang belum genap setahun mendapat kepercayaan ini, bertekad berdayakan masyarakat desa dan kelurahan melalui inovasi sederhana, mudah,murah dan terakses ke seluruh aspek kehidupan yang kelak dapat berkesinambungan hingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga di kabupaten kepulauan Selayar. Ini menyangkut bagaimana metode dan bagaimana teori dapat diterapkan tanpa adanya paksaan yang membuat sebuah kemauan untuk berbuat dan berbakti untuk daerah ini, dapat terwujud menjadi sebuah karya nyata yang dapat dibanggakan, ujar Kak Anto, kerap dirinya di sapa oleh sejumlah wartawan media elektronika.

Menjadi penanggungjawab pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan jabatan eselon II, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa Kelurahan (PMD Pemdeskel) Kabupaten Kepulauan Selayar, bukanlah hal sulit bagi sosok Kak Anto,pria yang dikenal sangat ramah terhadap sesama, pasalnya selama berkarir dilingkup Pemerintahan Kabupaten Kepulaua Selayar dalam kurun waktu kurang lebih 15 tahun terakhir, lebih banyak mendapat kepercayaan atasannya untuk mengelola dan menata jajaran pemerintahan kelurahan dan kecamatan. Dan yang terakhir sebelum di tetapkan sebagai nakhoda di Pemdes ini, Kak Anto menjabat Kepala Kecamatan Bontomanai selama kurang lebih 10 tahun lamanya, hingga sampai saat ini, bila bertemu dengan warga yang asalnya dari wilayah kecamatan Bontomanai, kerap masih dipanggil Pak Camat.

Sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa Kelurahan (PMD Pemdeskel) yang baru bertugas kurang lebih 3 bulan, tidak terlalu sulit dan bukan merupakan sebuah kendala bila dirirnya membutuhkan waktu untuk mengenal seluruh bagian dan bidang bidang pembantu tugas pemerintahan desa dan kelurahan ini. maka peran saya tetap akan berhubungan dengan masyarakat. Hanya saja birokrasinya sudah lebih banyak bersentuhan langsung para camat, kepala kelurahan dan kepala desa se Kabupaten Kepulauan Selayar.
Tugas utama Badan PMD Pemdeskel, adalah bagaimana memberdayakan masyarakat desa dan kelurahan serta membangun komunikasi dengan SKPD terkait dan tentunya terpenting harus lebih banyak berkordinasi dengan para camat, kades dan lurah.
Dari SKPD yang terkait itulah, kita akan lihat dari sektor mana masyarakat akan mendapat pemberdayaan, kalau menyangkut sektor perikanan, maka Dinas Kelauatan dan Perikanan kita koordinasikan serta jika itu sektor pertanian, maka Dinas Pertanian dan Perkebunan jalur koordinasinya termasuk yang berhubungan dengan kelembagaan lain.

Kebiasaan Kak Anto berbaur dengan para staf kantor camat Bontomanai dan seringnya Kak Anto turun langsung ke tengah tengah warganya, membuat dirinya tidak merasa canggung berbaur pada staf dan jajaran kantor barunya. Boleh di kata, dalam waktu yang masih sangat singkat dijalaninya sebagai pejabat di kantor Pemdes Kabupaten Kepulauan Selayar ini bukanlah sebuah penghalang untuk mengenal dan mengetahui bawahannya. Cukup terasa asing memang pada awalnya, namun dengan segala pengalaman sebagai pemimpin wilayah pemerintahan dan kerendahan hati yang dimiliknya membuat 99% pns yang berada di jajaran staf Pemdes sangat merasa dekat dengan atasannya. Ditambah lagi kak Anto tidak memperlihatkan sebuah gelagat yang antinya akan membuat dirinya merasa sombong dengan jabatannya. Bisa di lihat di depan ruangan tunggu Kepala Pemdes ini, setiap harinya yang ramai adalah staf dan tenaga honor yang belum beraktivitas bila pagi hari atau bagi staf yang istirahat mencari angin. Mereka nampak tidak seperti perilaku bawahan yang hanya takut saat atasan berada di depan mereka. malah sejumlah staf mengaku sangat segan karena sikap atasan barunya yang sangat menghormati bawahannya. kalau yang lalu Pak, tidak seperti ini, kami takut dan kadang salting saat berpapasan, maklum saja beliau yang lalu itu, sangat sabar. kalau Pak Alifianto, juga sabar akan tetapi sombereki, ujar Anca kepada Media ini.

Program pemberdayaan bagi masyarakat desa dan kelurahan, salah satunya adalah PNPM Mandiri Pedesaan, tetapi arahnya untuk kepentingan umum bukan kebutuhan perorangan. Untuk tahun 2011, dari 11 kecamatan yang ada, Kabupaten Kepulauan Selayar hanya mendapat alokasi anggaran dari PNPM MP untuk dua kecamatan, akan tetapi untuk pemerataan kemungkinan semua kecamatan akan diatur, agar program ini semuanya menyentuh.
Dengan adanya peningkatan anggaran untuk Alokasi Dana Desa (ADD) pada tahun anggaran 2011 ini, maka secara otomatis kegiatan pemerintah desa juga akan meningkat.
Perlu diketahui bahwa dalam pengalokasian ADD semua desa, maka Pemkab Kepulauan Selayar, sekaligus menjadi kabupaten pertama yang mengalokasikan anggarannya ke desa, sebesar 10 % dari DAU yang diterima.

Kita hanya mengharapkan dukungan berbagai kalangan terutama kalangan masyarakat umum, agar mendukung pemerintah yang ada. Kalau tidak maka tentu semua program tidak akan terwujud sempurna.

================================================

Kelurahan Benteng Dukung Kepulauan Selayar Menuju Kabupaten Sehat

Mari, kita dukung Kepulauan Selayar menuju Kabupaten Sehat Tahun 2011

Bagi teman-teman tentu sudah pada paham dengan program unggulan yang sudah menjadi agenda dua tahunan Departemen Kesehatan, Program Kabupaten/ Kota Sehat. Program ini mencoba, mengakomodasi dan mengkoordinasikan berbagai program di tingkat Kabupaten/kota (dengan peran aktif masyarakat), sehingga dapat sinkron dan menjelma menjadi daya ungkit besar terhadap kriteria Sehat pada segala sektor dan bidang. Dan dari sinilah muncul ide bahwa untuk mencapai kabupaten yang sehat maka perlu dibentuk Forum komunikasi yang levelnya mulai dari Tingkat Kabupaten/Kota samapai ke level Forum komunikasi tingkat Kelurahan dan Desa.

Hal ini bertujuan agar tercapai kondisi Kabupaten yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni warganya, serta dapat terlaksananya berbagai program-program kesehatan dan sektor lain, sehingga dapat meningkatkan sarana dan produktifitas perekonomian masyarakat dan juga terbentuknya Forum masyarakat yang mampu menjalin kerjasama antara masyarakat, aparat TNI pemerintah dan pihak swasta, serta dapat menampung aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah secara seimbang dan berkelanjutan dalam mewujudkan sinergi pembangunan yang baik. disamping itu juga terselenggaranya upaya peningkatan kualitas Lingkungan Fisik, Sosial dan Budaya serta prilaku dan Pelayanan Kesehatan yang dilaksanakan secara Adil, Merata dan Terjangkau dengan memaksimalkan seluruh potensi sumber daya Kabupaten Kepulauan Selayar secara mandiri.

===========================================

Kepulauan Selayar Menuju Kabupaten Strategis

Rapat Koordinasi Terbatas (Rakoortas) tentang percepatan Pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar dipimpin langsung Gubernur Sulsel, H Syahrul Yasin Limpo, di ruang rapat pimpinan kantor Gubernur Sulsel, pekan lalu. Kegiatan itu dihadiri beberapa pejabat dari Kementerin Perekonomian (Kemenko) RI, pejabat dari BPPT,
pejabat Provinsi Sulsel, Bupati Kepulauan Selayar, Syahrir Wahab MM dan Wakil Bupati, H Saiful Arif SH, serta beberapa pejabat SKPD lingkup pemkab, diantaranya Kepala Bappeda, Drs Musytari, Kadishub Kominfo, Drs Dahlul Malik MH.
Rencana percepatan pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar, sudah mendapat perhatian dari Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin limpo. Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar H Saiful Arif SH, ketika ditemui di ruang kerjanya kepada beberapa wartawan menjelaskan salah satu yang dibicarakan adalah tindak lanjut dari pertemuan itu bagaimana programm ini diseriusi.
Penyiapan lahan juga menjadi priorotas utama. Sementara kata dia, dalam sambutan Menteri Perekonomian yang langsung disampaikan Deputy Menko Perekonomian Bidang Koordinasi Industri dan Perdagangan, Edy Putera Irawady mengatakan bahwa dalam rangka memberikan dukungan untuk mensukseskan upaya percepatan pembangunan, maka pemerintah pusat akan mencoba memasukkan investor.
Sementara dalam kesempatan yang sama, Bupati Syahrir Wahab dalam sambutannya mengatakan bahwa Selayar masa lampau telah menjadi sebuah daerah transit pelayaran kapal asal Cina dan Arab hingga Belanda bahkan Portugis. Kenyataan tersebut memposisikan Selayar sebagai kawasan perdagangan dunia yang maju dan menjadi daerah persinggahan. Bahkan dimasa itu kata Syahrir Wahab, Selayar menjadi daerah tujuan.
Dikatakan melihat kondisi tersebut maka Kabupaten Kepulauan Selayar sangat berpotensi menjadi wilayah strategis untuk dijadikan kabupaten percontohan dalam pembangunan daerah tertinggal di Indonesia, terutama di KTI.
Dia juga menyampaikan beberapa aspek keunggulan Kepulauan Selayar, antara lain posisi geografis, keragaman sumber daya alam, baik di darat maupun yang ada di laut, serta variasi obyek dan daya tarik wisata dan potensi energy maupun sumber daya mineral.
Syahrir Wahab juga menjelaskan bahwa pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar mulai saat ini akan diarahkan dalam mewujudkan Selayar sebagai Bandar Niaga Kawasan Timur Indonesia, sebagai manifestasi pengembangan Selayar sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang meliputi perminyakan dan pusat distribusi logistik.

=============================================

Percepatan Pembangunan Di Selayar

Bappenas Dukung Percepatan Pembangunan Selayar
Tim bappenas Kabupaten Kepulauan Selayar, Yusuf Arbi dan Hendro dari Lembaga Pengkajian Sumber Daya Manusia Bappenas, mendukung percepatan pembangunan Selayar, yang diprogramkan pemerintah saat ini.
Dukungan tersebut diungkapkan Tim Bappenas, saat melakukan peninjauan lapangan di Selayar yang di dampingi Wakil Bupati Kepulauan Selayar H Saiful Arif SH, Kepala Dinas Perhubungan Drs Dahlul Malik MH serta Kepala Bagian Humas Protokol dan PDE Gunawan Redha.
Lokasi yang dikunjungi Tim Bappenas masing masing Bandara H Aroeppala Padang, Masyarakat Nelayan Pusat Pengelolaan Air Bersih dan Gedung Lembaga Keuangan.
Tim Bappenas mendapat sambutan hangat dari pengelola Bandara H Aroeppala, Muh Nasir. Selanjutnya Muh Nasir menjelaskan secara langsung kondisi Bandara H Aroeppala.
Saat ini kata dia, akan dilakukan pelebaran bandara baik dari sisi kanan maupun sisi kiri masing masing 3,5 meter dari 23 meter menjadi 30 meter. Serta panjang menjadi 1.500 meter. Kemudian jaringan listrik yang terbentang dipindahkan menjadi jaringan bawah tanah sehingga tidak mengganggu arus penerbangan.
Lapangan Bandara H Aroppala, rencananya sudah akan didarati pesawat yang kapasitas penumpang 70 orang. Dari Bandara tim langsung menuju kawasan nelayan yang berlokasi di Padang.
Tim disambut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan diwakili Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Aguslien. Dia menjelaskan bahwa di Selayar penduduknya sebagian besar bermata pencaharian nelayan.
Alat tangkap yang digunakan perahu bagan. Hasil tangkapan ikan yang mereka dapatkan, dijual kepala usaha keramba tancap. Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar akan dibuka jalur dari Tempat Pelelangan Ikan sampai di Padang yang dihuni para masyarakat nelayan. Bahkan sudah ada investor yang akan membuka usaha dibidang perikanan. Mulai dari pengadaan bibit sampai pada pembelian ikan untuk di ekspor.
Dari Padang, Tim Bappenas melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi pengelolaan air bersih yang berlokasi di Topa. Direktur PDAM Kabupaten Kepulauan Selayar, Badulu S Sos menjelaskan kepada tim bahwa saat ini, PDAM sudah melayani sekitar 2.000 pelanggang dalam Kota Benteng.
Kendala yang dihadapi pemasangan jaringan pipa bagi penduduk yang berdomisili di lorong lorong. Biaya opersional per bulan sebanyak Rp90 juta. Itu sudah termasuk biaya listrik dan solar.
Hasil survey yang dilakukan Tim Bappenas akan dipelajari untuk menjadi bahan bagi percepatan pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar, menuju masyarakat Selayar yang Maju Sejahtera dan Religius.

=======================================

Potensi Kabupaten Selayar yang dimiliki oleh Kabupaten Selayar yang dapat dikembangkan adalah:

*
Perikanan, antara lain kerapu, abalone, lobster dan rumput laut yang dapat memenuhi kebutuhan ekspor maupun dalam negeri
*
Pertanian, antara lain kelapa, jeruk manis khas Selayar dan jarak pagar yang dapat mendukung program pemerintah dalam rangka pelaksanaan program energi alternative
*
Pariwisata, dengan Taman Laut di daerah Takabonerate yang merupakan Taman laut terindah Nomor 3 di dunia. Taman laut ini akan dikembangkan sebagai wisata bahari misalnya diving
*
Migas untuk refinery telah ada investor yang bersedia menginvestasikan modalnya dalam pembangunan kilang minyak di Kabupaten Selayar

Berbagai potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Selayar tersebut masih membutuhkan berbagai dukungan pemerintah.

* Perikanan

Sektor perikanan masih membutuhkan antara lain motorisasi alat tangkap, pengadaan alat tangkap ramah lingkungan, pembangunan SPBN pada 5 kecamatan, pengembangan kawasan budidaya untuk rumput laut, abalone dan lobster dan pembangunan pelabuhan perikanan type C.

* Pertanian

Sektor pertanian masih membutuhkan antara lain peremajaan 500 ha tanaman kelapa yang saat ini kondisinya sudah banyak yang tua, perlu adanya peningkatan SDM dan Green House untuk sarana pengembangan buah jeruk manis asli khas Selayar.

Jarak pagar saat ini telah tersedia lahan yang ditanami seluas 450 ha dan masih membutuhkan 10.000 Ha untuk pengembangannya. Untuk itu diperlukan bantuan bibit jarak pagar dan mesin yang diperlukan untuk pengolahannya.

* Pariwisata

Sektor pariwisata memerlukan dukungan dalam bentuk penyediaan fasilitas air bersih, jaringan telepon dan pembangunan bandara perintis serta pembangunan pelabuhan laut, pelabuhan home stay dan pengadaan pelayanan diving seta pembangunan jembatan perahu Timur Laut Selayar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s