Cpns Selayar


Maraknya kisruh hasil pengumuman Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Selayar yang diduga sarat rekayasa, membuat Pemprov Sulsel mengeluarkan surat permohonan ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi di Jakarta.
Dalam surat nomor: 800/732/BKD yang berisikan tindak lanjut pengaduan Penerimaan CPNS Formasi 2010 Selayar, LSM Masyarakat Transparansi Sulawesi Selatan (Matrass) melaporkan dugaan kecurangan atas hasil pemeriksaan Lembar Jawaban Komputer (LJK).
Berdasarkan surat pengaduan Matrass nomor:002/MATRASS/LSM/SLY/XII/2010 menilai hasil ujian yang dinyatakan lulus terkesan telah diatur sesuai pesanan pemerintah daerah setempat.
Misalnya, untuk jabatan Analis Tata Praja secara berurutan, peserta yang lulus, Iswar Tita Adinata, S.Sos nilai 77.5009, Mursalim, S.sos 77.4008, Irfa Haryati, S.Sos 77.3007 yang memiliki selisih nilai 0,1001 sedangkan peserta lain yang berada di bawahnya Irfan Gaffar, S.sos 77.1796, Nur Arsenuhrakhman 74.3642, Raslailah, S.sos 704723 selisih nilainya sangat tidak beraturan.
Bakhtiar Seppe, Sekretaris Matrass membenarkan Pemprov Sulsel mengeluarkan surat yang ditandatangani Sekretaris Daerah, HA Muallim, 16 Februari 2011.
Surat itu tentang memohon Kementerian PAN dan RB menurunkan tim monitoring dan evaluasi penerimaan CPNS formasi tahun 2010 di Kabupaten Selayar.
Ia juga menjelaskan, itu dilakukan untuk mengaudit Keputusan Bupati Kabupaten Selayar nomor: 871/245/XII/BKD/2010 tanggal 12 Desember 2010 tentang penetapan kelulusan CPNSD formasi pelamar umum Selayar dan Skoring nilai ujian yang dikeluarkan Universitas Indonesia (UI).
Selanjutnya surat tembusan ini disampaikan kepala Kantor Regional IV Makassar untuk menunda penetapan nomor induk kepegawaian yang dinyatakan lulus sebelum ada hasil audit final