Modus Pelaku Penculikan Anak Di Bantaeng Perlu Dipelajari Serius


Pemkab harus Turun Tangan Redam Kecemasan Warga

Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, dan aparat keamanan harus turun tangan meredam kecemasan warga, menyusul adanya empat korban pelecehan seksual yang rata-rata berusia enam hingga delapan tahun.

“Pemerintah dan pihak keamanan harus segera turun tangan untuk meredam kecemasan warga, juga jangan sampai ada hukum rimba atau main hakim sendiri terhadap oknum pelaku,” kata pemerhati masalah sosial Muhammadiyah Yunus di Makassar, Selasa.

Menurut dia, peranan kedua lembaga ini sangat penting, di samping peranan orang tua yang harus senantiasa menjadi pendamping yang baik bagi anaknya.

Seperti yang dilansir salah satu media lokal di Sulsel, dalam empat bulan terakhir, tercatat empat anak perempuan menjadi korban penculikan di Kabupaten Bantaeng, Sulsel dengan modus penculikan pada malam hari dan diduga diperkosa sebelum dilepas kembali pada dini hari.

Korban terakhir, seorang anak perempuan berusia enam tahun dan telah ditangani di Instalasi Kebidanan dan Kandungan RSUD Anwar Makkatutu, Bantaeng pada Senin (18/4).

Menanggapi kasus tersebut, Muhammadiyah yang juga tokoh agama ini mengatakan, kasus penculikan dan pelecehan seksual dengan korban anak-anak, harus disikapi dengan bijaksana, baik dalam penyebaran informasi maupun penanganannya.

“Kasus amoral yang berlaku oleh seorang oknum, tentu tidak bisa dipukul rata sebagai penilaian buruknya kinerja aparat, tapi ini juga harus ditindaklanjuti oleh yang berwenang tanpa harus menutup-nutupi kebenaran berita,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, masyarakat pun juga harus senantiasa mendapatkan media literasi. Hal itu dimaksudkan untuk mengantisipasi jatuhnya korban baru, kemudian para pihak saling menyalahkan.

Yang jelas, kata dia, adanya pengulangan kasus seperti itu karena kurangnya keseriusan para pihak yang seharusnya bertanggung jawab mulai dari orang tua, pemerintah, aparat keamanan dan terlebih juga perwakilan rakyat. (ANTARA News) –

Satu pemikiran pada “Modus Pelaku Penculikan Anak Di Bantaeng Perlu Dipelajari Serius

  1. berdasarkan rekapitula kmi,aparat sama sekali tdk bersungguh2 menjalankan tugas,aparat hx me2ntingkan persoalan pribadi

Komentar ditutup.