Sinar Jaya Selayar Digugat Rp10 Miliar


Dinilai Langgar Undang-undang Minyak dan Gas
Pengadilan Negeri (PN) Selayar memulai sidang gugatan yang dilayangkan Haryanto alias Anto, Pimpinan UD Surya Benteng Selayar kepada Alwi Winarto alias Awi, dari Toko Sinar Jaya Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar.
Tergugat Alwi Winarto dituntut sebesar Rp10 miliar. Sidang berlangsung di ruang sidang utama PN Selayar dengan Majelis Hakim Suparno SH MH sebagai Ketua PN Selayar, dengan anggota Mahir Sikki Za SH dan Darma Putera SH, Selasa (5/4).
Alwi Winarto (tergugat) dinilai telah melawan hukum dengan cara mengangkut, menyimpan dan menjual gas elpiji dengan ukuran 3 kilogram di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar, tanpa memiliki izin
Demikian diungkapkan Kuasa Hukum UD Surya Benteng Selayar Zaenuddin P SH. Menurut dia, sidang pertama tergugat Alwi dinyatakan tidak hadir dengan alasan sakit yang dibuktikan dengan keterangan dokter, sehingga sidang kedua ditunda.
Alwi dinilai telah melakukan perbuatan melanggar hukum dengan cara melanggar undang undang minyak dan gas, pasal 22 dan 53 dengan ancaman pidana minimal 3 tahun, atau denda Rp10 miliar. Rp5 miliar untuk penggugat dan Rp5 miliar lagi akan dimasukkan ke kas negara.
Dikatakan bahwa setelah status hukumnya jelas, pihak penggugat akan meminta kepada Pengadilan Negeri Selayar untuk menyita semua harta yang besarnya sama dengan besaran tuntutan.(UPEKS ONLINE)