>Supermoon, Jarak Terdekat Bulan dan Bumi


>

Bulan sedang bergerak pada posisi terdekat dengan bumi. Posisi terdekat akan dicapai pada tanggal 19 Maret 2011 nanti, membawa bulan hanya pada jarak 221.567 mil, terdekat selama 18 tahun terakhir. Fenomen jarak terdekat bulan dan bumi ini sering disebut “supermoon”.

Dampak yang dikibatkan Supermoon adalah meningkatnya gelombang pasang air laut beserta meningkatnya aktivitas seismik di Bumi yang bisa berakibat pada meningkatnya potensi gempa bumi dan erupsi gunung berapi. Pada saat yang hampir bersamaan atau 8 hari sebelum puncak kedekatan Bumi dengan Bulan (perigee), Jepang diguncang oleh gempa berkekuatan 8,9 skala magnitude dan menyebabkan tsunami yang hingga kini menewaskan 1000 korban jiwa.

Spekulasi tentang hubungan antara kejadian supermoons dan bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami sangat lemah. Argumen telah dibuat bahwa bencana alam bertepatan dengan tahun di mana supermoons terjadi dipengaruhi oleh peningkatan gravitasi kekuatan Moon, meskipun karena alternasi bulanan antara apogee bulan dan perigee argumen seperti itu tidak dapat didukung kecuali bencana di pertanyaan jatuh pada tanggal yang sebenarnya dari supermoon tersebut. Beberapa penelitian telah melaporkan hubungan yang lemah antara dangkal, intensitas gempa bumi yang sangat rendah dan aktivitas lunar, tidak ada bukti empiris dari setiap hubungan dengan gempa bumi besar.

Perigee memang bisa menyebabkan peningkatan aktivitas tektonik, namun ia mengatakan bahwa hingga saat ini Bulan belum berada pada titik terdekat itu. Pergerakan Bulan bisa membawanya menuju titik terdekat dan terjauh dengan Bumi. Titik terdekat disebut perigee sedangkan titik terjauh disebut apogee. Saat perigee, efek gravitasi Bulan terhadap Bumi meningkat. Efek yang paling bisa dilihat adalah gelombang pasang, sebab air adalah salah satu elemen bumi yang paling mudah dipengaruhi gravitasi.

Sumber : Wikipedia dan berbagai sumber lainnya