>Tsunami Jepang Sampai di AS, Hantam 35 Kapal Dipelabuhan


>Jika gelombang air sampai melampaui pelabuhan, kapal-kapal akan menerjang areal parkir.

Sedikitnya 35 kapal yang bersandar di pelabuhan komunitas di utara California hancur diterjang gelombang tsunami yang dipicu gempa 8,9 SR di Jepang, Jumat 11 Maret 2011. Pejabat setempat menyatakan mereka bersiap untuk hal terburuk.

Menurut Manajer Pelayanan Darurat Cindy Henderson, sekitar 7.000 orang dievakuasi dari areal pelabuhan di Crescent City, 560 kilometer utara San Francisco untuk antisipasi akibat buruk dari gelombang tsunami ini.

“Bahkan ada kapal yang menimbun kapal lain,” kata Cindy seperti dilansir dari laman Sidney Morning Herald edisi Sabtu 12 Maret 2011.

Dia menambahkan bahwa gelombang tertinggi yang tercatat adalah 2,5 meter. Untungnya, ini tidak melanggar sisi pelabuhan.

Laporan terakhir, gelombang tersebut sudah mulai surut. “Kami kira gelombang [yang datang] akan lebih tinggi,” tambahnya.

Jika gelombang air sampai melampaui pelabuhan, kapal-kapal itu akan terbawa dalam hentakan gelombang dan menerjang areal parkir sampai ke jalan raya. “Kami prihatin, tapi kami sudah evakuasi,” kata dia.

Crescent City merupakan kota wisata yang dekat negara bagian Oregon. Crescent juga satu dari lima county di California yang berada di dataran rendah di mana penduduknya diminta untuk bersiap menghadapi gelombang tsunami yang dipicu gempa 8,9 SR di Jepang.

Tsunami tahun 2006 menimbulkan kerusakan di Crescent City dengan total kerugian US$25 juta. Penduduk kota kecil lainnya yang harus dievakuasi adalah  Humboldt, San Mateo, San Luis, dan Mendocino.

Sementara itu, dikutip dari Associated Press, sirene juga mengaung di Hawaii, salah satu bagian Amerika Serikat berbentuk kepulauan. Petugas mengeluarkan peringatan kepada penduduk agar menjauhi pantai. Nelayan pun menarik kapal mereka keluar dari laut demi keamanan.

Peringatan ini lebih cepat dibandingkan gelombang sehingga memberikan kesempatan pada jutaan orang yang berada di pantai Pasifik untuk bersiap.
• VIVAnews