>Golkar Sulsel Siapkan Pengganti Ince & Majid


>ST.Tim reshuffle pengurus Partai Golkar Sulsel akhirnya mengajukan dua nama calon pengganti Ince Langke dan Majid Tahir pada struktur pengurus DPD I Golkar Sulsel Periode 2009-2014.

Dalam struktur pengurus Golkar Sulsel, Ince dan Majid menjabat wakil ketua. Pergantian pengurus tersebut dilakukan mengacu keputusan DPP Golkar yang memecat dua kader Golkar tersebut pada 2010 lalu.Ince dan Majid dipecat lantaran dinilai melakukan perlawanan terhadap kebijakan partai di Pilkada Selayar dan Luwu Timur.Saat itu,Ince mencalonkandirisebagaiwakilbupatidi Pilkada Selayar dengan melawan calon Golkar.Hal yang sama dilakukan Majidyangmajusebagaicalonwakil bupati di Pilkada Luwu Timur.

‘’Keduanya sudah kami usulkan ke Ketua DPD I Golkar Sulsel untuk diganti karena sudah tidak aktif setelah pemecatan. Untuk pergantian antar waktu (PAW) di DPRD Sulsel, Pak Ince akan menunggu keputusan hukum tetap terkait pemecatannya yang saat ini bergulir di lembaga peradilan,’’ tutur anggota tim reshuffle DPD Golkar Sulsel A Yagkin Padjalangi di Gedung DPRD Sulsel,kemarin. Hanya,Yagkin enggan menyebut nama-nama pengganti yang diusulkan itu.

Selain mengusulkan pengganti Ince dan Majid, Golkar Sulsel juga akan mencari pengganti Ilham Arief Sirajuddin, Hanafi Mappasomba dan Barlianti Hasan yang hengkang ke Partai Demokrat. Kader lainnya yang juga turut diganti, yakni Burhanuddin Baso Tika, Rusdi Masse, dan Andi Mudzakkar. Ketiga nama terakhir ini akan diganti karena terpilih menjadi ketua DPD II Golkar. “Jumlah total jabatan yang lowong karena kader tidak aktif, mundur,dan terpilih sebagai ketua di DPD II, sekitar sembilan orang. Kami juga mencari pengganti almarhum Syafruddin Nur,” jelas Yagkin.

Syafruddin Nur sebelumnya menjabat bendahara Golkar Sulsel. Golkar juga akan mencari pengganti Hidayat Nahwi Rasul yang terpilih sebagai anggota Komisi Informasi Publik (KIP) Sulsel. Usulan pergantian pengurus tersebut,menurutYagkin, telah dirapatkan bersama seluruh tim reshuffle, yang beranggotakan Moh Roem, Pangerang Rahim, dan Arfandy Idris.

Yagkin mengatakan,tidak tertutup kemungkinan kader dari DPD II akan ditarik menjadi pengurus DPD I Golkar Sulsel apabila dia dianggap layak dan pantas untuk berkiprah di provinsi. Sebelumnya,Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel Moh Roem menyatakan, reshuffle pengurus di internal Golkar Sulsel bertujuan untuk memaksimalkan kinerja partai.(*)