>Harga Kopra Naik, Petani Kelapa Selayar Panen


>Kenaikan harga Kopra dalam dua bulan terakhir, cukup menggembirakan masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar, khususnya petani kelapa. Pasalnya, Kopra yang sebelumnya Rp4.000 per kilogram, merangkak naik secara bertahap hingga mencapai Rp8.000.

Petani kelapa di Kabupaten Kepulauan Selayar yang tersebar di 11 kecamatan, merasa lega dan mendapat keuntungan besar sejak beberapa bulan terakhir. Begitu juga dengan pekerja Mattesang (pengolahan kelapa), ikut merasakan dampak kenaikan naiknya harga Kopra.
Sirang, warga dari Benteng Pancasila Desa Bontona Saluk, ikut ke Kota Benteng mengolah Kopra. Usahanya tersebut juga ikut mengangkat pendapatannya. Dalam seminggu, Sirang mampu mendapat pendapatan hingga Rp700 ribu setelah hasil olahan kopranya dijual.
“Kenaikan harga ini merupakan kenaikan yang sangat tinggi, pasalnya harga sebelumnya hanya berkisar antara Rp4.000 per kilogram hingga Rp5,” ujarnya. Hal senada juga diungkapkan petani kelapa, Ramli dan Firman, yang sempat ditemui di kebunnya di wilayah Desa Kohala Kecamatan Bontomanai.
Dengan meningkatnya harga Kopra tersebut, masyarakat khususnya petani Kopra bergairah untuk merawat tanamannya, Karena kelapa menjadi andalan komoditas perkebunan yang menjanjikan, kata Ramli.
Sejumlah petani kelapa lainnya di Kepulauan Selayar, menyambut gembira atas melambungnya harga Kopra di pasaran. Harga kopra di Kepulauan Selayar terus membaik. Firman (32), petani kelapa asal Desa Kohala, Kecamatan Bontomanai misalnya, mengharapkan harga Kopra tetap stabil dalam waktu yang lama. Di Kabupaten Kepulauan Selayar sejak beberapa minggu terakhir, pengasapan Kopra menjadi pemandangan tersendiri. Pasalnya hampir setiap dusun, masyarakat ramai-ramai mengolah kelapanya menjadi Kopra.