>Spbu Veteran Selayar Nyaris Diamuk Ratusan Warga Yang Antri Menunggu Bensin


>Kelangkaan bbm jenis premium dikabupaten kepulauan selayar dalam sepekan terakhir telah menimbulkan keresahan warga, khususnya pemilik kendaraan. Dalam 2 hari terakhir sejak sabtu dan minggu (28/11) malah terjadi 2 kali keributan . yang pertama pada hari sabtu di jalan poros  benteng ke padang didepan sebuah kios penjual bensin yang sementara melayani puluhan warga yang antri menunggu dilayani sang pemilik kios tiba tiba dating seorang pengendara yang langsung menerobos antrian. Mendapat teguran dari warga lainnya yang telah lama menunggu antrian, sang pengendara tidak menerima dan balik mengomel dengan alas an sangat butuh dan penting sehingga dirinya menerobos. Ketegangan yang nyaris memicu perkelahian tersebut reda setelah salah seorang pengantri yang kebetulan seorang tokoh masyarakat melerai . Kejadian kedua adalah pada hari Minggu (28/11) di spbu pertamina jalan veteran benteng selayar, dimana ratusan warga yang antri sejak pagi harinya hingga lepas siang sekitar pukul 14.30 menit wita, belum mendapat pelayanan dari pemilik spbu . Kesal menunggu terlalu lama dan tidak ada kejelasan , secara bersamaan ratusan warga yang menunggu sejak pagi tadi kemudian masuk ke lokasi spbu dan menduduki sejumlah tempat dipelataran spbu tersebut, termasuk sejumlah warga terpantau masuk ke ruangan yang biasa di tempati kasir.  Suasana semakin tegang ketika seorang warga yang bernama Majid, karena kesalnya menunggu lama kemudian berteriak meminta pihak keamanan untuk segera bertindak atau mengambil sikap  sekiranya  perlu mendapat penyelidikan termasuk meminta kepada pihak keamanan untuk memeriksa stok digudang. Mendapat teriakan yang disinyalir akan memicu  keributan dan aksi warga yang lain, kemudian seorang petugas  keamanan menegur  dan meminta  majid bersabar, karena pengelola sebentar lagi akan tiba, ujar pihak kemanan tersebut, namun tiba tiba disambut oleh teriakan oleh warga yang lainnya sehingga  suasana semakin panas dan tegang. Melihat suasana tersebut sejumlah rekan dari pihak keamanan dari kepolisian selaar melerai dan meinta rekannya untuk tidak memperdulikan teriakan tersebut.

Hingga sore harinya terpantau ratusan kendaraan roda dua dan mobil masih terus antri menunggu pelayanan  dan terpantau dijaga ketat oleh aparat kepolisian.(tim)