>FPS : Minta Praktisi Dan Panwas Selayar Buktikan Sorotannya Dalam Seminar Evaluasi Pilkada Selayar


>Seperti yang  diberitakan oleh sebuah media cetak harian terbitan Makassar yang  berjudul “Praktisi Soroti KPU Selayar” dalam kegiatan seminar  “Evaluasi Pemilihan Kepala Daerah “ pada hari kamis (25/11) bertempat di hotel selayar beach , yang dihadiri oleh Sirajuddin Ketua  Panwas Selayar  dan seorang anggota KPU Sul-Sel  Nusrah Azis , Akademisi UIN, DR.Muh.Sabri AR serta puluhan undangan dari kalangan mahasiswa dan tokoh masyarakat juga mendapat perhatian dari kelompok pemerhati pembangunan dan masyarakat selayar yang tergabung dalam Forum Peduli Selayar, dimana FPS sangat mendukung bahwa dalam seminar tersebut dikabarkan, ketua panwas selayar, Sirajuddin menyorot proses laporan panwas kepada kepolisian yan g dikembalikan karena dinilai dinilai tidak lengkap dan sudah kadaluarsa dan  adanya kritikan dari seorang akademisi UIN,DR.Muh.Sabri AR terhadap legalitas hasil pilkada yang menurutnya apakah tingkat penerimaan kualitas pemerintahan, serta memberi penilaian terhadap kinerja Kpu yang telah seluruhnya melaksakan program dan tahapan pilkada kabupaten  kepulauan selayar 2010 pada pertengaha tahu 2010 ini.
Arsil Ihsan Ketua FPS, dalam siaran persnya pagi tadi Sabtu (27/11) menyatakan sangat mendukung  adanya pemberitaan yang mempertanyakan serta menyuarakan  legitimasi hasil pilkada dan menyangsikan kualitas pemerintahan sekarang dari sisi penerimaan masyarakat. Dari kalimat yang disampaikan oleh seorang  praktisi sekelas  DR.Muh.Sabri AR,seperti yang dilansir dalam pemberitaan media, maka kami dari FPS menyarankan kepada beliau agar melakukan survey penerimaan masyarakat atas hasil pilkada dan penelitian serta investigasi kualitas pemerintahan selayar sekarang. Bila hanya teori maka kami sangat menyayangkan statemen Beliau sebagai seorang praktisi dalam seminar tersebut, apalagi kami juga tahu bahwa Beliau adalah seorang putra selayar yang dikenal cukup kritis terhadap pemerintahan kabupaten kepulauan selayar sebelum pilkada selayar 2010 pada bulan Juni lalu.
FPS juga mendukung adanya upaya Panwas Pilkada Selayar 2010 yang oleh ketuanya Sirajudin, menyoroti  proses penyelesaian laporan pelanggaran kepada pihak kepolisan selayar yang memberikan penilaian bahwa laporan panwas telah kadaluarsa dan dinilai tidak lengkap sesuai apa yang diberitakan sebuah media cetak Makassar . Kendati kami memberikan dukungan moral atas statemen beliau  namun kami dari FPS melalui siaran pers ini kami sampaikan akan melakukan persuratan kepada panwas selayar dengan perihal  menanyakan kepada Panwas Pilkada Selayar , apakah memang benar bahwa laporan panwas tidak lengkap dan kadaluarsa menurut undang undang yang mengatur .  Arsil sebagai ketua lintas lsm pemerhati selayar yang tergabung dalam Forum Peduli Selayar  dalam siaran pers  melalui radio dan streaming  audio via internet menyatakan dukungan moral  namun sangat menyayangkan bila kemudian hal ini hanya dijadikan sebagai media memperatasnamakan masyarakat selayar”  yang nantinya akan merusak nama pemerintah kabupaten kepulauan selayar hasil pilkada 2010 di luar selayar pada level pemerintahan yang sama maupun diatasnya, karena kami sangat faham dimana posisi mereka dalam pelaksanaan pikada selayar. Semua video dan rekaman kami di FPS cukup untuk menyatakan bahwa kekecewaan atas hasil pilkada sudah bukan saatnya lagi diperdebatkan namun evaluasi yang harapkan dari seminar tersebut  diharapkan dapat menjadi pembanding demi kesempurnaan panitia pelaksana pemilihan umum dimasa yang akan datang.
Siaran pers FPS berlangsung sekitar 30 menit lamanya, dan dihadiri oleh sejumlah pengurus FPS dan rekan rekan media.