>Mantan Kadis Bappedalda Maros Jadi Tersangka Terkait Dugaan Korupsi Alat Laboratorium


>Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya menetapkan Rubina Malik sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratorium di kantor Badan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bappedalda) Kabupaten Maros, Rabu (24/11).
    Rubina adalah mantan Kepala Bappedalda Pemkab Maros. Rubina adalah orang kedua yang ditetapkan Kejati Sulsel sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Kasus ini ditaksir merugikan negara senilai Rp 295 juta.
    Kajati Sulsel Burhanuddin mengungkapkan hal itu di kantornya, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (24/11) sore. Rubina dinilai sebagai aktor koruptor dalam kasus itu.
    Alasannya, di antaranya karena saat itu Rubina menjabat kuasa pengguna anggaran (KPA) dan paling bertanggngjawab atas pengadaan alat pengukur kadar karbon dioksida (CO2) jenis automatic asphalt compactor (AAS) dan TOC.
    Kejati menilai anggaran yang sidah dikucurkan ternyata dialihkan pada kegiatan lainnya. Dengan demikian, laporan pengadaan alat untuk laboratorium ternyata fiktif.
    “Total anggaran proyek pengadaan alat laboratorium Bappedalda Maros
Rp400 juta, tetapi hanya Rp295 juta yang tidak jelas penggunaannya. Makanya ia ditetapkan sebagai tersangka,”
katanya.
    Rubina yang dikonfirmasi Tribun kemarin sore, sama sekali enggan memberikan keterangan terkait statusnya yang kini sebagai tersangka. (cr6)

Belum Ditahan
KASUS ini mencuat setelah bagian penyelidikan kejati mendapatkan laporan dari beberapa pejabat di lingkup Bappedalda bahwa alat-alat laboratorium yang direncanakan untuk diadakan oleh rekanan hingga sekarang tak kunjung ada.
    Anggaran dana dalam proyek tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementrian Lingkungan Hidup senilai Rp400 juta pada 2009 lalu.
    Sebelumnya, kejaksaan telah menetapkan Direktur CV Esa Mandiri, Ahmad  Dirfan, sebagai tersangka. Dirfan adalah rekanan tunggal dalam proyek pengadaan alat laboratorium tersebut. Berbeda dengan Rubina, Ahmad langsung ditahan usai diperiksa di kejati, beberapa waktu lalu. Sedangkan Rubina belum ditahan. ( cr6)

Tribun Timur