>Polisi Amankan 275 Kg Bahan Bom Ikan


>Jejaring pemasok bahan bom ikan di perairan Kabupaten Flores Timur tak pernah mati. Setelah mengamankan bahan bom ikan satu ton lebih beberapa waktu lalu, kali ini jajaran Polres Flotim kembali mengamankan 275 kilogram (kg) bahan bom ikan di Pulau Adonara, Senin (22/11/2010) dinihari.

Informasi yang dihimpun FloresStar di Larantuka, Senin (22/11/2010), menyebutkan, tidak hanya 275 kg bahan bom ikan yang diamankan polisi. Polsek Adonara Timur juga membekuk satu orang pemasok dan lima pembawa bahan bom ikan tersebut. Keenam orang itu sudah diamankan di Markas Polres Flotim.

Seorang pemasok bahan bom ikan bernama Demarsina alias Nabil (28), warga Dusun Boneterato, Desa Kayu Wangi, Kecamatan Pasemeramo, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan.

Sementara lima orang lainnya pembawa bahan bom berasal dari Desa Boleng, Kabupaten Flotim, yakni Abdul Harin (35), Sahdan Keraeng (36), Sukarno Sada Sina (28), Muhalin Nene (17), dan Bahrun Basa (24).

Kisah pengamanan bahan bom ikan beserta pemasoknya itu bermula ketika Kapolsek Adonara Timur, Ipda Abdurrahman Aba mendapatkan informasi akan masuknya belasan karung bahan bom ikan ke wilayah tugasnya.

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Aba memerintahkan anggotanya yakni Briptu Iwan Kurniawan, Briptu Kurniawardi. Briptu Ibnu Susanto dan Briptu Bondan Raffi melacak keberadaan bahan bom ikan tersebut.

Tak lama kemudian, empat anggota Polsek Adonara Timur tersebut mengamankan sebelas karung berisi kurang lebih 275 kg bahan bom ikan yang diangkut menggunakan mobil pick up di wilayah Kecamatan Klubagolit. Sebelas karung bahan bom ikan kemudian diamankan di Mapolsek Adonara Timur di Waiwerang.

Disaksikan FloresStar, Kapolsek Adonara Timur, Ipda Abdurahman Aba bersama anggotanya, Briptu Meksi Mansopu dan anggota lainnya membawa satu pemasok dan lima pembawa bahan bom ikan ke Kota Larantuka dengan menumpang kapal motor Arkona.

Setibanya di Pelabuhan Larantuka, belasan aparat Polres Flotim dipimpin Kasat Reskrim, AKP I Made Pasek Riawan, S.H menjemput pemasok dan pembawa bahan bom ikan itu dengan mobil dalmas Polres Flotim, Senin (22/11/2010) sekitar pukul 10.30 Wita.

Tampak lima pembawa bahan bom ikan mengangkut karung bertuliskan fertilzer kadar 29 persen organik, orange label dengan netto 25 kg dari Kapal Motor Arkona ke truk dalmas Polres Flotim.

Jumlah karung yang diangkut sebanyak 11 karung. Sepuluh karung masing-masing berisi 25 kg bahan bom ikan dan satu karung berisi bahan bom ikan yang sudah dikemas dalam plastik kecil sekitar satu kilogram.

Kapolres Flores Timur, AKBP Eko Kristianto, S.iK yang dikonfirmasi di Larantuka, Senin (22/11/2010) membenarkan pengamanan sebelas karung bahan bom ikan di Pulau Adonara. Kasus itu saat ini sudah ditangani Polres Flores Timur lantaran masuk dalam prioritas penanganan kasus. (aly)

Sumber : (pos kupang.com