>Bupati Asuransikan Warga Selayar


>Rancang Pembangunan Kilang Minyak, Aktif Melakukan Kunjungan ke Kecamatan, Lestarikan Terumbu Karang
Setelah melakukan kunjungan kerja di dua kecamatan di daratan, maka Bupati Kepulauan Selayar, Drs H Syahrir Wahab MM, kembali melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Kepulauan, yakni Kecamatan Taka Bonerate.
Hal ini merupakan salah satu program 100 hari bupati dan wakil bupati Kepulauan Selayar. Bupati Syahrir Wahab, dalam sambutannya mengatakan, Selayar saat ini tidak lagi seperti dulu, bahkan di masa pemerintahannya yang telah memasuki dua periode, dia mengaku telah mampu mensejajarkan Kabupaten Kepulaun Selayar dengan kabupaten/kota di Sulsel.
Dikatakan, saat ini Selayar telah mampu masuk empat besar dari sektor pertumbuhan ekonomi dan penyertaan modal di Bank Sulsel, yang berada pada urutan dua setelah Pangkep.
Menurut Syahrir Wahab, APBD 2011 akan ditetapkan per 31 Desember 2010. Syahrir Wahab juga mencanangkan desa pesisir laut menjadi pusat budi daya ikan karang, termasuk semua di desa di wilayah Kecamatan Taka Bonerate .
“Jika rencana besar Kabupaten Kepulauan Selayar terwujud, maka tahun ini juga akan dibangun kilang minyak yang investornya berasal dari Taiwan dengan anggaran Rp27 miliar. Jika terealisasi, maka akan menyerap tenaga kerja sekitar 7.000 orang,” katanya.
Menyangkut masalah pelestarian terumbu karang dan biotalaut di Kawasan Nasional Taka Bonerate, bupati berharap agar para camat, unsur Tripika, kepala desa, tokoh masyarakat dan tokoh agama, melakukan koordinasi demi menangkal setiap upaya pengrusakan, baik biotalaut maupun pelestarian lingkungan.
Dia juga tak lupa menekankan agar dilakukan penghijauan di seluruh kecamatan di Selayar. Pelaku pemboman dan pembiusan menurut bupati, akan dijadikan sebagai musuh bersama termasuk pemberantasan judi dan miras.
Dibidang kesehatan, Syahrir Wahab, juga menjadikan sebagai program utama dalam program 100 hari kerjanya. Hal itu telah direalisasikan dengan menggaji dokter ahli Rp10.000.000 per bulan, plus mobil dan rumah dinas untuk peningkatan taraf kesehatan masyarakat Selayar. Bahkan Syahrir Wahab berjanji akan mengasuransikan seluruh warga Selayar.
Menyinggung masalah formasi penerimaan CPNSD tahun ini, bupati mengatakan masih didominasi oleh tenaga kesehatan dan guru yang akan ditempatkan di kepulauan, akan tetapi dia menjamin bahwa proses penerimaan CPNSD tahun ini akan berlangsung transparan karena soal termasuk hasil pemeriksaan akan dilakukan Universitas Indonesia (UI).