>Ribuan Berkas CPNS Tidak Lengkap Di Pangkep, Pendaftaran Diperpanjang


>

Boleh jadi karena waktunya yang terbatas membuat banyak pelamar CPNS yang terburu-buru memasukkan berkasnya. Akibatnya ribuan berkas pelamar ditemukan tidak lengkap. Di Wajo, BKDD mengembalikan berkas 625 pelamar karena tidak lengkap.

Berkas yang tidak lengkap itu antara lain transkrip nilai yang kurang, legalisasi ijazah timbal-balik, dan pelamar tidak melampirkan pas foto. BKDD masih memberi kesempatan kepada pelamar itu untuk melengkapi berkasnya paling lambat Minggu, 21 November pukul 13.00 Wita.

Kepala PT Pos Indonesia Sengkang, Basri mengatakan pihaknya menerima 3.649 surat lamaran. Tetapi 625 di antaranya dikembalikan oleh BKDD karena tidak lengkap. Sabtu kemarin, 156 dari 625 yang dikembalikan berkasnya itu memasukkan kembali ke kantor Pos setelah melakukan perbaikan.

“Bagi Yang tidak mengembalikan berkas hingga batas waktu pengembalian, pukul 13.00 siang, maka PT Pos Indonesia tidak memberi toleransi dan yang terlambat dinyatakan batal,” katanya.
Kasus serupa juga terjadi di Makassar. Lebih 100 berkas pelamar CPNS juga tidak lengkap. Bedanya jika di Wajo masih diberi kesempatan untuk perbaikan, Makassar justru langsung menolaknya.

Kepala Badan Kepegawaian Kota Makassar, Sittiara mengatakan pelamar yang berkasnya ditolak itu dipastikan gugur dini. Berkas yang bermasalah itu antara lain pelamar yang memasukkan ijazah yang tidak sesuai formasi. Misalnya memasukkan ijazah SMA padahal yang diterima harus sarjana. Ada juga yang menggunakan ijazah S1 Teknik padahal bukan itu yang dipersyaratkan.

“Sebagian yang gugur ini juga karena memasukkan ijazah S1 jurusan komputer sementara yang dibutuhkan D3. Beberapa pelamar juga baru memasukkan surat keterangan lulus,” katanya.

Selain itu, juga ada pelamar dari perguruan tinggi swasta (PTS) yang tidak menyertakan bukti akreditasi kampusnya. Bahkan ada pelamar yang kampusnya memang belum akreditasi. Bahkan beberapa pelamar yang surat lamarannya sudah diterima BKD Makassar dari PT Pos Indonesia juga tidak memenuhi syarat indeks prestasi komulatif (IPK) minimal 2,75.

Beberapa pelamar juga dipastikan gugur karena persoalan legalisasi ijazah dan transkrip nilai. Hasil verifikasi menunjukkan, beberapa pelamar memasukkan legalisasi ijazah yang tidak sesuai ketentuan. Ijazah dan transkrip menggunakan legalisasi tidak basah bahkan ada juga yang memang tidak melegalisir ijazah dan transkrip nilainya.

“Tidak mungkin kita akomodasi sebab ada aturan yang sudah kita umumkan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Makassar, Sittiara, malam tadi. Daftar berkas yang ditolak itu bakal bertambah karena BKD masih melakukan verifikasi.

Soal ijazah misalnya. Menurut Sittiara, tidak mungkin melenceng dari syarat. Karena itu disesuaikan dengan kebutuhan. “Kalau yang menggunakan ijazah SMA, tentu pasti ditolak sebab kita tidak menerima ijazah SMA. Demikian juga yang hanya memasukkan keterangan lulus. Kita minta mereka bersabar sampai ijazahnya keluar dan mendaftar tahun berikutnya,” kata Sittiara.

Diperpanjang

Sejatinya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berakhir Jumat, 19 November. Tetapi di beberapa daerah, panitia memperpanjang jadwal pemasukan berkas. Di Pangkep misalnya, jadwal pendaftaran diperpanjang dua hari hingga Senin, 22 November besok.

Keputusan memperpanjang jadwal pendaftaran itu dilakukan setelah pemkab merespons desakan masyarakat yang mengeluhkan singkatnya masa pendaftaran. Panitia menyatakan pendaftaran akan tetap dibuka pada hari Minggu.

“Khusus untuk hari Minggu, kami akan buka mulai pukul 09.00-12.00. Sedangkan Senin mulai dibuka pukul 07.30-12.00. Semoga kesempatan ini dapat dimanfaatkan pelamar sebaik-baiknya,” kata Sekretaris BKDD Pangkep, Ansharullah, Sabtu kemarin.

Hingga kemarin, jumlah pendaftar di Pangkep mencapai 2.732 orang. Kualifikasi S1 Ekonomi Manajemen paling banyak peminatnya yakni 392 orang. Padahal yang dibutuhkan untuk kualifikasi ini hanya 6 orang. D3 Kebidanan dengan kuota 10 orang juga telah diperebutkan 330 orang. Menyusul D2 PGSD dengan kuota 6 orang dengan jumlah pendaftar 147 orang.

Ansharullah menjelaskan, pihaknya juga sudah memutuskan untuk mengakomodiasi sarjana Pendidikan Teknik Elektro untuk mendaftar pada formasi khusus Guru SMK. Sebelumnya, formasi ini yang membutuhkan dua orang ini hanya mengakomodasi lulusan Pendidikan Teknik Listrik.

Dari 216 kuota CPNS 20100 ini, Pemkab Pangkep membuka kesempatan pada tamatan SLTA untuk lima formasi polisi kehutanan. Pemkab juga membuka formasi Guru Kelas SD dari kualifikasi pendidikan S1 PGSD dengan alokasi 21 orang.

Pendaftar tidak saja dari kalangan masyarakat Pangkep, namun juga dari wilayah tetangga seperti Maros, Barru dan Makassar.

Sementara itu dari Jeneponto dilaporkan hingga kemarin, jumlah pelamar yang memasukkan berkas di BKD mencapai 3.166 orang. Mereka terdiri dari tenaga guru 1.860 orang, tenaga perawat 691 orang dan teknisi 615 orang.

Jumlah ini dipastikan masih akan bertambah karena BKD belum menerima berkas yang dimasukkan lewat kantor Pos. Ribuan orang dipastikan tidak lulus. Soalnya, Jeneponto hanya mendapatkan jatah formasi sebanyak 207 orang.

Hingga menjelang berakhirnya penutupan pemasukan berkas CPNS formasi umum 2010 kemarin, sejumlah pelamar masih memenuhi sejumlah kantor pos cabang Jeneponto. Mereka terlihat antrean memasukkan berkasnya.

Akibat membeludaknya jumlah pelamar, membuat petugas kantor pos kewalahan. “Pelamar sampai saat ini terus berdatangan ke kantor pos,” kata kepala Cabang PT Pos Indonesia Jeneponto Sukkuru, Sabtu 20 November.

Kabid Perencanaan, Pengembangan dan Informasi Kepegawaian BKDD Jeneponto, Bakri Arsyad yang dihubungi FAJAR mengatakan, jumlah berkas pelamar CPNS yang masuk hingga Pukul 14.30 wita kemarin, mencapai 3.166 orang. Yang terbanyak menurut dia adalah tenaga guru sekolah dasar.
“Jumlah riilnya belum diketahui karena masih dilakukan verifikasi, ujar Bakri Arsyad. (amr-lin-aha-lom)