>PT Sindo Dinilai Rugikan Pemkab


>

Kinerja PT Sindo Mandiri dalam aktivitas pengangkutan bijih besi di Pelabuhan Larea-rea Sinjai, menuai sorotan dari dewan.
Dewan menganggap, aktivitas yang dilakukan sejak awal 2010 ini, sangat merugikan pemkab dan tidak sebanding dengan konstribusi yang mereka berikan ke daerah.
“Jelas aktivitasnya sangat merugikan karena sudah sampai merusak infrastruktur Pelabuhan Larea-rea, seperti sempadan jalan maupun struktur pondasi jalannya, dan sampai saat ini belum ada niat dari pelaksana untuk melakukan perbaikan, padahal dalam perjanjian kerjasama yang telah disepakati, mereka harus memperbaiki segala bentuk kerusakan yang diakibatkan dari kegiatan pengangkutan bijih besi tersebut,” ujar Ketua Komisi C DPRD Sinjai, Amsul Mappasara, kepada Upeks.
Selain itu, Amsul juga mempertanyakan konstribusinya kepada kas daerah. “Ini yang mencuat dari penjelasan pelaksana proyek, dimana dalam aturan sangat jelas konstribusi ke pemkab sebesar Rp4.500 per ton, namun mereka hanya memberikan Rp2.500 per tonnya, inipun tidak langsung melalui kas daerah, tetapi dia memberikan kepada oknum dari Dinas Perhubungan dengan tanda bukti secarik kwitansi,” tegasnya.
Anggota Komisi C DPRD Sinjai, Ir H Sukardi, mengatakan akan mengkaji ulang kontrak kerjasamanya dengan daerah. “Kontrak tersebut harus dikaji ulang karena menguntungkan sepihak saja, yakni Perusahaan mereka, sementara masyarakat harus menerima getahnya dengan sejumlah kerusakan infrastruktur pelabuhan serta jalanan yang dilalui kendaraan pengangkut, belum lagi dengan polusi yang mereka hasilkan, untuk itu aktivitasnya akan kita hentikan sementara,” tegas legislator dari Partai Demokrat tersebut.