>Anggaran Operasional Sekolah Belum Cair Kepsek Mengeluh


>Dana yang dibutuhkan kepala sekolah (kepsek), untuk membiayai operasional sekolah, hingga kini masih banyak belum dicairkan. Padahal, dana tersebut sangat dibutuhkan untuk kelangsungan operasional untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar.

Dalam pantauan Upeks disejumlah sekolah, beberapa diantara kepsek yang di temui rata-rata mengeluhkan lambannya pencairan dana talangan tersebut. Kepsek mengaku terpaksa meminjam untuk memenuhi kebutuhan sekolah mereka. Misalnya saja SMP 2 Minasate’ne dan SMP 1 Kassi Kecamatan Balocci.
Kepsek SMP Tonasa I, Abd Gaffar SPd, yang ditemui di ruang kerjanya, sangat menyayangkan kondisi tersebut. Apalagi harga bahan-bahan yang dibutuhkan sekolah mahal.
“Kalau tahun lalu, pembayaran anggaran kepada sekolah, misalnya anggaran Januarai, Februari, Maret, semuanya dibayar Januari, tapi sekarang ini terbalik, kalau anggaran dibutuhkan untuk Januari, Februari, Maret, justru dibayar April, bahkan memasuki Mei. Semua itulah yang membuat kedodoran para kepala sekolah,” ujarnya.
Abd Gaffar juga mengharapkan agar penyusunan anggaran yang dibutuhkan sekolah, sebaiknya ditentukan kepsek, karena pada dasarnya, kebutuhan setiap sekolah tidaklah sama.