>Tolak Angin Sasar Kawasan Timur Indonesia


>

Target Tumbuh 15 Persen

BERBINCANG. Marketing Director Sidomuncul, Kris Irawan, berbincang santai dengan bintang iklan Sidomuncul, Lula Kamal, di Hotel Mercure, Sabtu 20 November. (FOTO JUMAIN/FAJAR)

MAKASSAR — Jamu Tolak Angin Sidomuncul, saat ini tengah menyasar pasar kawasan timur Indonesia (KTI). Demikian diungkapkan Marketing Director PT Sidomuncul, Kris Irawan didampingi Group Product Manager PT Sidomuncul Retna Widawati dalam seminar yang dirangkaikan Pelantikan Pengurus Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI), Sabtu 20 November di Hotel Mercure.

Menurut Kris, pihaknya mengharapkan KTI bisa melebihi Jawa dalam hal penjualan. Jika Jawa dan Sumatera penjualan tumbuh 10 persen, pihaknya mengharapkan KTI bisa 15 persen. Secara nasional sebut Retna, dalam satu tahun ini tumbuh 20-40 persen. Pertumbuhan tersebut merata sepanjang 10 tahun terakhir.

“Untuk 2009 ke 2010 tumbuh 20 persen, kita harapkan 2010 ke 2011 bisa tumbuh di atas itu,” pungkasnya.
Untuk mencapai target-target tersebut, manajemen Sidomuncul kata Retna, saat ini tengah berupaya meningkatkan kualitas produk, memperbaiki branding dengan memakai tokoh yang dipercaya masyarakat sebagai ikon. Saat ini, Sidomuncul sementara memproses uji laboratorium produk baru yang akan diluncurkan.

Saat ini, produk Sidomuncul tidak hanya mencakup wilayah nusantara, tapi sudah sampai ke luar negeri antara lain, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Hongkong, Arab Saudi, dan Suriname. Penerimaan di negara-negara tersebut sangat bagus.

“Makanya, kita genjot ikut pameran di luar negeri untuk lebih memperkenalkan produk kami. Produk kami tidak hanya di kios-kios, tapi juga di asongan,” ungkap Kris. (asw