>Mei 2011, Tak Ada Lagi Daftar Tunggu


>


DIRUT PLN Dahlan Iskan

  Direktur Utama PT. Perusahaan Listrik Negara, Dahlan Iskan mengakui jalur birokrasi di tubuh institusi yang dipimpinnya memang panjang. Hal ini pula yang menjadi salah satu penyebab penumpukkan antrian pelanggan PLN di hampir semua daerah Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Dahlan Iskan sesaat setelah meresmikan beroperasinya Pembangkit Listri Tenaga Uap (PLTU) NII Tanasa di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin, 15 November 2010.

“Jalur birokrasi yang berbelit ini harus segera dipangkas. Jika hal ini sudah dilaksanakan hampir dipastikan tidak ada lagi hambatan PLN dalam melaksanakan program sehari seribu pemasangan jaringan,” katanya.

Di kota Kendari, daftar tunggu pelanggan PLN sudah mencapai angka 20 ribu. Dengan beroperasinya PLTU NII Tanasa tersebut, Dahlan Iskan berjanji, terhitung Mei 2011 tidak ada lagi daftar tunggu pelanggan PLN di daerah ini. “Semoga tidak ada lagi kasus mati lampu karena kekurangan daya,” harapnya.

Sebagai yang terbesar di Indonesia Timur, beroperasinya PLTU NII Tanasa yang akan menghasilkan tenaga 20 Megawatt, diharapkan bisa membantu memenuhi pasokan kebutuhan tenaga listrik di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara Dan Sulawesi Barat.

Rencananya, PLTU NII Tanasa akan memulai operasi tahap awal pada Januari 2011 dengan daya 10 Megawatt. Beroperasinya PLTU NII Tanasa secara resmi ditandai dengan pembakaran tungku mesin yang dilakukan oleh Dirut PLN Dahlan Iskan yang disaksikan sejumlah direksi. (wid/rakyatmerdeka)