>KPI Seharusnya Seperti KPK


>Mantan Juru Bicara Almarhum Gusdur, Adi M. Masardi menyarankan Komisi Penyiaran Indonesia seharusnya membuat dewan kehormatan seperti Komisi Pemberantasan Korupsi. Hal itu dikemukakan Adi agar tidak ada penyalahgunaan kekuasaan oleh KPI.

” KPI Lebih mahakuasa daripada KPK. Harusnya digelar jumpa pers, agar jangan ada abuse of power lagi. Kita kontak juga DPR komisi satu. Perlunya KPI untuk membuat dewan kehormatan untuk pencegahan agar ada interupsi dengan media penyiaran jadi tidak langsung eksekusi,”ujar Adi M. Masardi, di Bacoel Coffie, Jum’at (19/11/2010).

Dalam pandangan beda persepsi menonton siaran, Adi M. Masardi tak mempermasalahkan hal tersebut. Namun menurut Adi. M. Masardi jika ingin memvonis, harus ada landasan pemikiran.

“Asal ada landasan-landasan pemikirannya dalam mengeksekusi. Ada nggak yang di KPI ahli-ahli pemikir seperti itu? Penting sekali KPI ada tim pencegahan, agar ada dialog dengan Production House, Media, dan insitusi pemerintah yang,”jelas Adi M. Masardi.

Meski banyak asumsi kasus pemberhentian tayangan Silet karena adanya banyak keluhan dari masyarakat, Adi M. Masardi pun percaya masyarakat Indonesia telah pintar dalam memilih tayangan yang layak ditonton.

“Sebetulnya masyarakat juga sudah punya filter sendiri, jadi tak perlu diajarkan lah. Informasi kan ada banyak nggak dari media saja. Saya tidak pernah lihat ada masyarakat tersesat karena pemberitaan yang salah,”papar Adi M. Masardi.(*)

Tribun Timur