>Kedepankan Keselamatan Pelayaran


> Terkait persoalan keselamatan pelayaran di lintasan Pamatata-Bira selama berlangsungnya arus mudik lebaran Idul Adha 1431 H, Manager Operasional PT. ASDP Cabang Kabupaten Bulukumba, Djamaluddin menghimbau, masyarakat pengguna jasa penyeberangan di kedua lintasan ini untuk senantiasa mematuhi rambu-rambu yang terpasang di sekitar pelataran pelabuhan dan mengindahkan arahan dari anak buah kapal.
Hal ini dinilai penting guna menekan terjadinya potensi perlambatan proses penyeberangan di lintasan Pelabuhan Bira-Pamatata
T    erlebih lagi, selama ini warga masyarakat dinilai kurang mematuhi arahan petugas pelabuhan. Khususnya, dalam persoalan antrian kendaraan.  Sebagai dampaknya, pemberangkatan kapal tidak jarang harus mengalami penundaan dari jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.
Kondisi tersebut kata Jamaluddin diperparah oleh rendahya kesadaran masyarakat dalam mematuhi tata tertib penyeberangan. Termasuk salah satu diantaranya, pelanggaran terhadap larangan merokok di card deck kapal, yang dinilai sangat rawan menimbulkan kebakaran.
Apatah lagi, dengan banyaknya kendaraan berisi bahan bakar bensin yang setiap hari memadati ruang card deck kapal dan tidak tertutup kemungkinan ada diantaranya yang mengalami kebocoran pada bagian tangki bahan bakar.
Sementara itu, menyikapi prediksi cuaca buruk yang dimungkinkan terjadi di  perairan Kabupaten Kepulauan Selayar dalam beberapa waktu kedepan, Jamal menjelaskan “pihaknya telah melakukan koordinasi dengan BMKG Sulawesi-Selatan”.
Dari hasil koordinasi yang dilakukan pihak PT. ASDP Cabang Kabupaten Bulukumba dengan BMKG Sulawesi-Selatan terungkap bahwa seiring dengan kian canggihnya perangkat tekhnologi, “potensi kerawanan bencana” sudah dapat terbaca 1×24 jam, atau beberapa jam sebelum berlangsungnya musibah dimaksud.
Jamal menandaskan, hampir setiap hari PT. ASDP Cabang Kabupaten Bulukumba memantau secara langsung peluang bencana yang dimungkinkan terjadi di sekitar perairan Pelabuhan Bira-Pamatata. Namun Alhamdulillah, sampai saat ini sama sekali belum ada tanda-tanda akan terjadinya cuaca buruk, semisal gelombang pasang ataupun badai yang datangnya tiba-tiba. “Kalaupun akan terjadi bencana, kemungkinan tersebut sudah akan terpantau beberapa jam sebelumnya, cetus pria berkacamata itu diakhir wawancaranya dengan Media Contrend Indonesia