>Selayar Dan Majene Rawan Tsunami


>Peta Terbaru BNPB Soal Potensi Bencana
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan 150 daerah di tanah air sebagai daerah rawan tsunami. Dua di antara daerah tersebut adalah Kabupaten Kepulauan Selayar di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Kabupaten Majene di Sulawesi Barat.

Direktur Pengurangan Risiko Bencana BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan pihaknya telah membuat peta yang lebih detail tentang lokasi-lokasi yang dianggap rawan bencana. Dari pemetaan itu, BNPB menyarankan untuk memperbaiki tata ruang dengan mempertimbangkan potensi bencana.

Dikatakan, untuk daerah-daerah yang sudah telanjur melakukan pembangunan di lokasi rawan tsunami, lembaganya hanya bisa berusaha melakukan pembinan dengan cara melakukan sosialisasi secara terus-menerus.

Menurutnya, itu adalah upaya maksimal yang bisa dilakukan BNPB dalam mengurangi dampak bencana alam yang mungkin terjadi di daerah rawan tersebut. “Kita punya peta, dan itu kita sosialisasikan. Apakah akan dipakai atau tidak, itu menjadi kewenangan pemerintah setempat karena mereka yang punya kewenangan mengatur dan merencanakan pembangunan di daerahnya,” jelas Sutopo, Minggu 7 November.

Penetapan Selayar sebagai daerah rawan tsunami oleh BNPB ternyata baru diketahui Bupati Selayar, Syahrir Wahab saat dikonfirmasi malam tadi. Meski begitu, dia mengaku tidak kaget dengan informasi tersebut.

Alasannya, pemerintah dan masyarakat Selayar sejak dini sudah siap mengantisipasi jika memang terjadi bencana tsunami. Sebab, kata Syahrir, di wilayah yang dipimpinnya ini sudah terpasang sejumlah alat pendeteksi dan peringatan jika terjadi tsunami.

“Kami sudah sejak lama mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana tsunami dengan memasang alat peringatan dini sejak empat tahun lalu. Selain itu, simulasi penanggulangan bencana juga tetap gencar dilakukan,” ungkap Syahrir malam tadi.

Syahrir yang malam tadi sedang di Makassar mengemukakan, sebagai daerah kepulauan, masyarakat Selayar memang sudah dilatih untuk tanggap bencana, khususnya tsunami. “Intinya, kami sudah siap jika memang bencana itu datang. Mudah-mudahan saja tsunami tidak benar-benar menimpa daerah dan masyarakat Selayar,” ucapnya.

Sesuai peta terbaru BNPB, tsunami berpotensi menimpa Selayar jika terjadi gempa dengan kekuatan di atas 6,5 Skala Richter. Apalagi jika gempa tersebut berada di kedalaman laut kurang dari 20 kilometer. (mba/ram)