>Germak Ngamuk, Dua Pegawai Kejati Dilarikan ke RS


>Kajati: Tangkap Pelakunya
Aksi demonstrasi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (Germak) Makassar di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar, Selasa (2/11), berakhir ricuh. Anggota Germak terlibat bentrok dengan pegawai Kejati Sulsebar.

Akibatnya dua dua staf Kejati terpaksa dilarikan ke RS Islam Faisal lantaran mengalami luka yang cukup serius akibat lemparan batu dan hantaman balok kayu dari demonstran.
Salah seorang korban Qadri yang tercatat sebagai staf Pidana Umum Kejati Sulsel, mengalami sobek pada bagian bibir tembus ke gusi, serta mengalami luka di pipi sebelah kiri. Diduga, luka tersebut diderita Qadri setelah dipukul dengan bambu dan balok kayu yang sengaja dibawa oleh mahasiswa. Sementara korban lainnya, Fikarias (staf Protokoler Kejati Sulsel) mengalami luka robek pada bagian kepala dan terpaksa mendapatkan enam jahitan.
Kejadian itu sangat disesalkan Kepala Kejati Sulselbar, ST Burhanuddin. Ia mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut para pelaku penyerangan yang menyebabkan sejumlah staf Kejati terluka dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
“Sangat disesalkan, mahasiswa bertindak anarkis kepada pegawai yang tidak tahu persoalan. Kami berharap kejadian seperti ini jangan sampai kembali terulang. Kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap para pelaku,” tandas Burhanuddin saat menjenguk dua pegawai Kejati di RS Islam Faisal. (sumber : upeks.on line)