>PLTG Selayar Diperkirakan Telan Rp120 M


>BANGUN JETI. GM PLN Sultanbatara Ahmad Siang (kanan) menyampaikan kepada Bupati Selayar Syahrir Wahab (kiri) mengenai pembangunan dermaga jeti di Restoran Raja Gurih, Kamis 21 Oktober. (FOTO YULHAIDIR/FAJAR)
MAKASSAR — PT PLN (Persero) Wilayah Sulsel, Sultra, Sulbar (Sulselrabar) optimis untuk mengatasi masalah krisis jaringan yang ada di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Saat ini, PLN sedang mengkaji lebih dalam rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) berbahan bakar batu bara untuk memberikan tambahan energi di kabupaten terluar Sulsel ini sekira 10 mega watt (MW). PLTG itu diperkirakan menelan Rp120 miliar.

GM PLN Sulselrabar Ahmad Siang mengungkapkan ini saat bertemu Bupati Selayar Syahrir Wahab dan Direktur Institute Lembang Sembilan (L9) Mohammad Rapsel Ali di Rumah Makan Raja Gurih, Kamis 21 Oktober. Menurut Ahmad Siang, masalah di Selayar jauh lebih mudah dibandingkan beberapa daerah lain di Sulsel.

Di Selayar, infrastruktur jaringan kelistrikan seperti tiang sudah terpasang sehingga PLN tidak akan bekerja keras lagi. Tak hanya itu, bangunan perumahan di Selayar masih tidak terlalu tersebar jauh dari pusat kota sehingga pengaturan jaringannya tidak terlalu sulit.

“Pembangunan PLTG ini sudah melalui studi kelayakan. Saat ini, kami bersama investor sudah membahas bagaimana investasi dan pembangunan PLTGB tersebut. Salah satu fasilitas yang harus disiapkan dalam pembangunan PLTG adalah dermaga jeti. Nah, pembagian pembangunan inilah yang sekarang sedang diurus,” kata Ahmad Siang.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Kepala Divisi Pembangkitan Indonesia Timur PT PLN (Persero) Sapto Triono Widiastoto dan Manager Pembangkitan PLN Wilayah Sulselrabar Mursalim M Nur. Ahmad menambahkan investasi pembangunan PLTG ini bisa menelan biaya hingga Rp120 miliar untuk daya terpasang 10 MW.

Menurut Ahmad, kebutuhan energi listrik di Selayar saat ini mencapai 4 MW lebih pada beban puncak sedangkan daya terpasang PLN sudah mencapai 6 MW. Meski begitu, pembangunan PLTG ini bukan saja untuk masyarakat, termasuk juga rencana pembangunan kilang minyak yang membutuhkan daya listrik hingga 40 MW.

Bupati Selayar Syahrir Wahab mengatakan pihaknya sudah menyiapkan tiang listrik sebanyak 1.836 yang sudah terpasang di beberapa daerah sekitar kota dan kecamatan. Jika fasilitas ini sudah dialiri listrik, diperkirakan seluruh daerah kota dan pulau Selayar sudah dapat terlayani.

Khusus untuk pembangunan dermaga jeti, pemerintah suah menyiapkan lahan di daerah Baloiya seluas empat hektare. Lahan tersebut sangat potensial untuk dibuat dermaga karena merupakan pantai. (die)