>"KPK Kumpulkan Norek Di 2 Bank Yang Ada Di Kabupaten Kepulauan Selayar"


>Hingga saat ini sejumlah informasi mengenai kedatangan tim KPK di wilayah kabupaten kepulauan selayar Sulawesi-selatan pada minggu ke 2 bulan oktober 2010 kemarin masih terus menghangat di tengah tengah masyarakat ibukota benteng kabupaten kepulauan selayar. Kedatangan tim KPK ini telah menjadi obrolan warkop yang berbau tudingan dan mengarah ke fitnah yang ditujukan kepada sejumlah pejabat daerah ini. Diantaranya malah ada yang kemudian mengaitkan dengan sejumlah informasi keterlibatan orang nomor satu di kabupaten kepulauan selayar dalam beberapa penggunaan anggaran Negara yang di duga kuat terjadi penyimpangan yang menyebabkan kerugian Negara. Hal ini tentusaja sangat mengganggu dan memerahkan telinga para kolega dan keluarga yang namanya di sebut sebut dalam cerita para warga tersebut. Drs.H.Syahrir Wahab MM, Bupati kepulauan selayar yang dikonfirmasi terkait hal ini menyebutkan bahwa dirinya sama sekali belum mengetahui dan selanjutnya menjelaskan bahwa dirinya pribadi sangat mendukung langkah dan upaya pemberantasan korupsi didaerahnya, sementara secara kelembagaan dipemerintah kabupaten kepulaua selayar, telah mengambil langkah nyata dalam upaya pemerintahan bersih dan bebas KKN dengan menginstruksikan kepada jajaran pemerintah kabupaten kepulauan selayar untuk segera menyelesaikan LHKPN (laporan harta dan kekayaan pejabat Negara) segera di laksanakan dan dilaporkan sesuai aturan yang berlaku . Menyangkut namanya disebut sebut termasuk target yang akan di periksa KPK, seperti dalam cerita warkop yang beredar, dijawab dengan senyum dan menyatakan tidak akan menanggapi hal hal yang menurutnya tidak benar, karena masih banyak yang benar perlu ditanggapi dan dilaksanakan agar bermanfaat tandasnya .
Dari informasi yang berhasil dikumpulkan bahwa sebanyak 3 orang yang mengaku sebagai tim KPK telah melakukan upaya inventarisasi nomor rekening di 2 bank, yakni BRI Cab.Selayar dan Bank Pembangunan Sul-Sel cab.Kepulauan Selayar. Namun belum diketahui tujuan tim tersebut karena sangat susah di konfirmasi. Termasuk informasi dari pihak kepolisian selayar membenarkan bahwa pihak kepolsian selayar mengetahui dan mendapatkan informasi bahwa ada 3 orang yang di informasikan adalah tim KPK di sebuah hotel di benteng selayar namun kebenaran bahwamereka adalah Tim dari KPK RI, kami juga tidak mendapat laporan, ujar petugas kepolisian selayar yang tidak mau namanya di tulis.
Sementara itu, pimpinan BRI Cabang Selayar dan Pimpinan Bank Pembangunan Sulawesi-Selatan Kepulauan Selayar hingga saat ini sangat sulit di temui.